Senin, 18 April 2011

Indahnya Belajar Dirumah Sendiri

01012007139Masa SMA adalah masa-masa puber. Masa pengenalan diri. Bahkan dalam sebuah ebook panas, karangan Ronal Frank yang tidak perlu disebutin judulnya bahwa wanita sangat menyukai laki-laki yang suka tawuran, nakal, preman dan brandalan. Karena wanita yang berpola fikir salah bahwa dalam keanehan laki-laki tersebut terdapat suatu kebaikan yang sangat luar biasa. Sungguh tragis jika buku tersebut bisa dibaca dengan mudah oleh kalangan pelajar. Bahkan dalam buku tersebut juga digambarkan betapa tidak lakunya laki-laki yang taat peraturan, pendiam, sopan dll.
Kedua bahwa sekolah satu dengan yang lain berbeda baik dalam tata aturan sampai action mendidik siswanya. Hal ini yang menyebabkan siswa kadang bebas berkeliaran.
Ketiga, pihak orangtua yang kurang dalam asah asih dan asuh, penelitian saya setidaknya ada beberapa siswa yang semua keinginanya di turuti orangtua malah siswa tersebut tidak selesai dalam belajarnya atau sekolahnya. Saya mengambil tema indahnya belajar. Tema ringan namun perlu ada suatu pengkajian mendalam terhadap situasi lapangan. Ada beberapa sekolah yang benar-benar menerapkan nilai etika siswa, pentingnya belajar, bahkan siswa awam bisa tunduk dan patuh terhadap gurunya.
Witherington (1952) : “belajar merupakan perubahan dalam kepribadian yang dimanifestasikan sebagai pola-pola respons yang baru berbentuk keterampilan, sikap, kebiasaan, pengetahuan dan kecakapan”. Dan masih banyak lagi para tokoh-tokoh mendevinisinakan pengertian belajar itu sendiri.
Semua pihak perlu adanya pendekatan-pendekatan agar siswa secara sadar belajar dengan kesadarannya tanpa adanya suatu tekanan dari manapun. Itulah Pekerjaan rumah kita semua. Dalam foto ini menggambarkan betapa indahnya dunia belajar. Siswa semangat sekali dalam belajar, siswa menghormati guru dan mematuhi segala peraturan sekolah. Tentunya hal ini tidak seketika berjalan atau tidak ada kendala dan hambatan. Semua pasti ada, namun dengan ketekunan dan kejelian sekolah mampu mencetak siswa yang benar-benar 3M (mapan, mampu dan mumpuni) sebagai siswa membawa nama bangsa kita ini INDONESIA

  •  Pilih tempat belajar yang jauh dari suara bising, misalkan di kamar, ruang tamu, ruang khusus belajar, atau bisa juga di taman rumah jika memungkinkan.
  •  Pastikan sirkulasi udara baik dan tidak panas, bisa juga dengan menyalakan kipas angin dan AC atau buka jendela agar sirkulasi udara berjalan lancar.
  • Persiapkan buku atau sumber belajar lain yang akan dipelajari beserta alat tulisnya dan disusun dengan rapih.
  • Silent atau matikan HP agar konsentrasi belajar tidak terganggu.
  • Sediakan makanan ringan/snack untuk membantu agar tidak mudah bosan.
  • Posisi belajar dibuat senyaman mungkin, tapi tidak sambil tiduran atau bahkan terlalu nyaman, agar tidak mudah ngantuk dan tertidur.
  • Jangan ragu bertanya pada orangtua, teman, atau guru les privat yang lebih mengerti tentang materi yang kamu pelajari.
  • Jika sudah merasa bosan dan lelah, lebih baik tidak dipaksakan, bisa dilanjutkan kembali setelah istirahat sejenak.
Setelah kita siap untuk belajar, otak akan lebih mudah menerima ilmu. Mudah-mudahan dengan menerapkan tips-tips di atas membuat kita lebih bersemangat dalam belajar di rumah. Namun ada satu hal yang tidak boleh dilupakan sebelum memulai belajar, sempatkan untuk membaca doa terlebih dahulu supaya apa yang kita akan pelajari akan dimudahkan dalam memahaminya. Semoga ilmu kita bermanfaat bagi orang lain. Amin..

Jumat, 15 April 2011

Weits, buat kita-kita yang masih skul kayaknya namanya belajar kadang bikin suntuk. Betul nggak? Apalagi dari pagi kita udah harus kuras konsentrasi di sekolah, pulangnya masih ditambah les-les atau pendalaman materi kalau menjelang ujian, ada lagi tugas alias PR yang rasanya bikin kepala mau pecah!

Nah, kalau harus ditambahin lagi jam belajar, pasti bikin kita tambah BT en buntutnya pelajaran malah gak ada yang masuk.. Hmm.. bingung dengan kondisi begini? Sebenarnya ada cara asyik buat nyiasatin biar kegiatan belajar kamu di rumah bisa lebih asyik loh.. Nih, simak tipsnya dari WOODS' :

Cari Teman
Belajar berkelompok pasti lebih asyik daripada sendirian. Kelompok belajar bisa saling membantu dan sama-sama cari solusi. Bagusnya sih ada dua teman yang jago didalam satu kelompok belajar, ini bagus untuk bantu temen lain yang lemah dalam penguasaan materi belajar. Batasi juga jangan sampai kelompok belajar terlalu banyak anggotanya, bisa-bisa malah gak konsen!

Serius Tapi Santai
Nah, buat suasana belajar kelompok santai tapi tetap serius. Misalnya kalian bisa sambil dengerin musik pas lagi belajar. Atau kalian bisa bikin kuis kecil-kecilan pas lagi ngerjain soal, atau bikin lomba siapa yang bisa selesai duluan bakal di treat makan.

Makan Permen WOODS'
Biar makin semangat, emut dulu WOODS' Lemon yang seger! Dijamin deh yang ngantuk pasti hilang, yang bosen langsung semangat lagi dan yang bete pasti bakal kembali ceria!

Kalau masih suntuk juga, kalian mendingan sewa guru yang killer buat ngajarin.. Dijamin deh suasana belajar langsung berubah.. wkwkwkwwk ;)

Belajar Dirumah

Ummi Juga ikut Belajar

Bukan cuma anak-anak yang belajar, tapi umminya juga harus selalu belajar.  Mengutip Fauzil Adhim dalam buku Positive Parenting  :

"Sekedar cerdas saja tidak cukup untuk mempersiapkan anak-anak yang mampu mengemban amanah pada zamannya, menggenggam dunia di tangannya, dan memenuhi hatinya dengan iman kepada Allah. Maka, menjadi orangtua harus berbekal ilmu yang memadai. Tidak cukup memberi mereka uang dan memasukkan mereka ke sekolah unggulan. Uang memang bisa membeli banyak hal, tetapi bukan kebesaran jiwa untuk memberi dukungan saat mereka terempas."
Karena itu untuk mendukung pembelajaran anak-anak, saya sedapat mungkin  selalu mengupdate pengetahuan. Dan karena bekerja, saya juga harus bisa membagi waktu dan mengorganisasikan rumah sebaik mungkin agar bisa mendukung suasana belajar di rumah.

Kamis, 14 April 2011

INDAHNYA BELAJAR DIRUMAH

    Bagi anak-anak Amalia belajar itu indah. Indahnya belajar di Rumah Amalia adalah bermain dan bekerja. Bekerjanya anak-anak berarti bermain peran dengan sungguh-sungguh. Bermain dengan bekerja seperti dalam kehidupan sehari-hari.

   Di Rumah Amalia sebagai tempat pembelajaran yang menerapkan konsep 'Active Learning' dimana anak berperan serta secara aktif dalam proses pembelajarannya. Peran serta secara aktif adalah sebagai bentuk penghargaan kita agar anak-anak juga menjadi mandiri dan bertanggungjawab. Jika anak-anak diberi kesempatan untuk mandiri, bertanggungjawab akan menumbuhkan kepercayaan diri. Dalam penelitian Psikologi bahwa karakter positif dimiliki oleh orang-orang yang tangguh (Benard, 2004). Itulah sebabnya anak-anak yang mandiri, percaya diri, dan bertanggungjawab akan lebih siap menghadapi tantangan hidup di kemudian hari.

   Di Rumah Amalia menumbuhkan kepercayaan diri, bertanggungjawab dan kemandirian sangatlah diperhatikan. Anak-anak yang belajar di Rumah Amalia berarti memasuki area kehidupan praktis. Di Rumah Amalia berbagai peralatan disediakan, seperti gelas, piring, sapu, sikat, pot bunga, lap pel. Semua peralatan disediakan untuk keperluan anak-anak Amalia, bukan untuk mainan. 

   Anak-anak Amalia juga diberikan kesempatan untuk mencuci gelasnya sendiri sehabis mereka minum, menyapu lantai. Belajar memasak bersama, bikin kueh bolu. Menyirami bunga yang mereka tanam sendiri. Anak-anak Amalia melakukan kegiatan yang manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengerjakan sesuatu yang riil dan bermanfaat bersama-sama teman-temannya yang dicintainya, anak-anak Amalia merasa dihargai dan diperhatikan. Tanpa disadari, dirinya sedang melatih kemampuan motorik dan konsentrasinya yang diperlukan untuk mengembangkan kemampuan akademisnya.

   Berbagai aspek kognitif seperti bahasa, berpikir logis, pengetahuan umum, memori, dan yang lainnya ikut berkembang. Secara emosional anak-anak juga menjadi lebih matang. Anak-anak merasa mampu dan puas dengan dirinya dan hal itu menumbuhkan rasa kedamaian di dalam diri mereka. Kedamaian diri mereka akan tercermin dalam perilaku kehidupan sehari-hari. Itulah indahnya belajar bagi anak-anak Amalia

;;

By :
Free Blog Templates